Landasan Filosofi Pancasila
16 November, 2007
Postingan kali ini, saya sengaja mau menyoroti soal beberapa unsur ato golongan yg selalu ingin merubah ideologi Pancasila dgn Ideologi Islam, spt artikel ROMO, ato katakan saja ingin merubah negara Indonesia ini menjadi negara Islam.
Apakah benar demikian…?? mustinya kita bisa menyadari bahwa Islam bukan satu2nya agama yang hidup dibumi Indonesia. Memang, Islam merupakan agama dgn umat mayoritas di bumi Nusantara.
Jadi, keinginan itu tidak akan bisa terwujud. Karena Pancasila itu sendiri merupakan salah satu bentuk pembumian Islam di Indonesia. Pancasila adalah filosofis agama.
Skrg kita pahami lebih dalam lagi, bahwa Pancasila sudah mengandung unsur2 ajaran-ajaran dasar di dalam Islam.
Kok bisa….?! tentu….!!
Skrg kita bahas satu/satu :
SILA PERTAMA,
“Ketuhanan Yang Maha Esa”. yg dicetuskan oleh Ki Bagus Hadikusumo, sila ini sesuai dgn ajaran Islam yg sering disebut ajaran TAUHID. Karena sesuai dgn Kalimat Syahadat pertama “Tiada Tuhan Selain Allah”.
SILA KEDUA, “Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab”
Ini merupakan konsekuensi dari sila pertama.
Dalam lingkaran Makhluk ciptaan Allah terdpt ajaran Perikemanusiaan. Jadi disinilah konsep kesatuan Makhluk Allah. Semua atas kendali Allah Yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana.
SILA KETIGA, “Persatuan Indonesia”. skrg kita simak firman Allah dlm al-qur’an surat al-hujurat ayat ke-13, yg artinya :
“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal – mengenal”.
Disini Allah menegaskan pd umat manusia untuk saling mengenal antara manusia yg satu dgn ya lain, saling tolong menolong, hidup bersaudara dlm keluarga maupun bernegara.
SILA KE-EMPAT, “Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dlm Permusyawaratan/Perwakilan”. Dlm Islam kita diajarkan pentingnya bermusyawarah. Rasulullah SAW menekankan bahwa org yg beristikharah dan bermusyawarah tidak merugi. Dlm hal ini Rasulullah SAW sendiri sering mengajarkan dan mengajak bermusyawarah dgn umat yg beliau pimpin.
SILA KELIMA, “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Allah Maha Adil, jd menganjurkan umat manusia jg bersikap adil.
Allah ber-firman dlm al-qur’an, surat an-nahl (16):90.
(Sekian dl, gak muat).
Entry Filed under: Opinion. Tag: arsip, indonesia, Opinion, pancasila, Pendidikan, Politics, sejarah.
1 Comment Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed













1.
blog owner | 1 April, 2008 at 10:22 pm
PANCASIAL
GARUDA PANCASIAL….
AKU LELAH MENDUKUNGMU……..
SEJAK PROKLAMASI…….
SELALU BERKORBAN UNTUKMU………….
PANCASILA DASARNYA APAAAA………….
RAKYAT ADIL MAKMURNYA KAPAAAAN……..
PRIBADI BANGSAKU……….
TIDAK MAJUUU MAJU……………..
TIDAK MAJUUU MAJU………….
TIDAK AKAN MAJUUUU
kaNG hARy